INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Reosurces Tbk (BUMI) melaporkan, saham Herald Resources Limited (Herald) tidak tercatat lagi di Australian Stoxk Exchange sejak 16 Desember 2009.
Demikisan disampaikan SVP Investor Relation BUMI Dileep Srivastava kepada BEI, Jumat (15/1). ""Informasi ini baru kami terima pada 11 Januari 2010," kata Dileep hari ini.
BUMI melalui Calipso saat memiliki 205.912.956 saham atau setara dengan 98,39% saham Herald melalui penawaran tender terakhir yang ditutup pada 20 Oktober 2009 pada harga AUD 0,93 per saham.
Berdasarkan peraturan Australian Stock Exchange (ASX) yang tertera dalam Corporations Act 2001, suatu perusahaan yang menguasai sedikitnya 91% saham emiten di ASX, wajib membeli saham yang belum dimiliki jika di antara pemegang saham ada yang hendak menjualnya.
Oleh karena Calipso memiliki 98,39% saham Herald, maka Calipso wajib melakukan pembelian jika sisa pemegang saham Herald memutuskan melepaskan kepemilikan sahamnya kepada Calipso. BUMI pun sejak 12 November 2009 membuka penawaran terhadap sisa 1,61% saham Herald di harga AUD 0,93 per saham. Saham Herald pun dihentikan sementara (suspensi) hingga saat ini.
Herald merupakan pemilik 80% saham di proyek Dairi. Sisanya sebesar 20% dimiliki oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !