INILAH. COM, Jakarta - Jamsostek Invesment Company (JIC) hasil join venture antara PT. Jamsostek dengan Dubai Based Islamic Corporation For The Develop of The Private Sector (IDB) akan beroperasi semester
1 tahun ini.
Demikian dikatakan Direktur Utama Jamsostek, Hotbonar Sinaga, saat ditemui di Gedung Bapepam L-K, Jakarta, Jumat (15/1). "Iya Join venture dengn ICD anaknya ADB (Asian Development Bank). Bisnisnya nanti paling lambat semester 1," kata dia.
Hotbonar mengatakan, JIC nantinya akan berbasis Syariah. Target pertama yang akan dilakukan adalah mengakuisisi perbankan syariah yakni BNI dan Bukopin Syariah.
Ia melanjutkan, peseroan memiliki 50 % saham dari JIC, sedangkan sisanya dimiliki IDB. Haltersebut disebabkan perseroan memasok modal sebesar Rp500 miliar. "Jadi 50-50," kata dia. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !