inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Keguguran Gara-gara Sperma

Headline
Istimewa
Oleh: Entin Supriati, Kontributor
Jumat, 16 Mei 2008 | 08:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ketika hamil, dokter umumnya meresepkan folat, untuk mencegah peluang pertumbuhan janin tidak normal serta mempersiapkan tubuh ibu menjelang lahiran. Hasil penelitian terbaru menyebutkan pria disarankan mengkonsumsi folat untuk menambah nutrisi sperma.

Pria berkadar folat rendah berisiko tinggi mempunyai sperma yang berkromosom tinggi atau justru sebaliknya.
Menurut peneliti dari University of California tipe defisiensi ini menyebabkan bayi cacat atau keguguran.

Folat adalah salahsatu jenis vitamin B, umumnya ditemukan pada sayuran berdaun hijau, buah, dan kacang-kacangan. Sering ditemukan produk roti terutama di negara maju mencantumkan kandungan folat.

Dalam penelitiannya Profesor Brenda Eskenazi dari Fakultas Kedokteran Berkeley University mengamati kelainan pada sperma, umumnya karena mempunyai kromosom terlalu sedikit atau berlebih.

Sperma normal memiliki 23 pasang kromosom. Jika sel telur normal dibuahi sperma abnormal dapat dipastikan janin tidak berkembang normal. Mungkin keguguran atau jika pun lahir biasanya cacat atau mengidap Down Syndrome.

Penelitian difokuskan pada kromosom X, Y dan nomor 21. "Kami melihat ada kaitan antara asupan folat pada pria dan jumlah sperma abnormal," tulis Eskenazi dalam jurnal Human Reproduction.

Penelitian dilakukan pada 89 pria sehat, diminta mengkonsumsi zinc, folat, vitamin C, vitamin E dan beta-carotene.

Peneliti menemukan, pria yang mendapat asupan fola tinggi memiliki sperma abnormal lebih rendah, atau 20% hingga 30% dibanding pada pria berfolat rendah.

Hingga saat ini, penelitian bayi cacat dan keguguran terfokus pada konsumsi pangan perempuan pada sekitar waktu pembuahan sel telur. Namun dengan temuan ini, pria dipertimbangkan untuk rutin mengkonsumsi folat jika ingin memiliki keturunan sehat.

Ini bukan penelitian pertama melihat kaitan diet dan kesehatan sperma. Tahun lalu jurnal mempublikasikan temuan bahwa perempuan yang mengkonsumsi daging sapi lebih dari tujuh kali tiap minggu cenderung melahirkan bayi laki-laki. [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.