INILAH.COM, Jakarta - Peluang Guruh Soekarnoputra menjadi Ketua Umum PDIP dinilai mustahil, jika harus bersaing dengan Megawati Soekarnoputri.
"Peluang Guruh terpilih memang terbuka. Tapi, itu jika Megawati tidak jadi maju di kongres nanti. Jika Megawati maju, kans Guruh untuk jadi Ketum hampir mustahil terpilih," kata peneliti LSI Burhanuddin Muhtadi kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (17/1).
Menurut Burhan, loyalitas kader PDIP masih kuat ke Megawati. Oleh karenanya, satu-satunya harapan bagi Guruh adalah Megawati memberikan political endorsement.
Namun, jika Megawati tetap maju dan tetap terpilih menjadi Ketua Umum PDIP maka PDIP akan mengalami kekalahan yang ke sekian kalinya.
"PDIP berpeluang cetak hatrick kekalahan di 2014. Karena
Megawati sudah berkurang pamornya," ujarnya.
Burhan juga mengatakan, Megawati masih bisa mempertahankan basis tradisional PDIP. Tapi Megawati kurang mampu menarik pasar pemilih baru.
Hal itu dikarenakan captive market pemilih baru tidak terikat dengan fanatisme buta terhadap seorang figur.
"Inilah yang justru mendominasi dalam pasar pemilih kita," imbuhnya.
Guruh sendiri secara resmi telah mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Umum PDIP, Sabtu (16/1) di depan rumahnya. Tak hanya itu, Guruh juga menyatakan siap bersaing dengan kakak kandungnya Megawati Soekarnoputri.[win/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !