INILAH.COM, Barcelona - Zlatan Ibrahimovic sepertinya menjadi orang yang paling gembira saat Barca menundukkan Sevilla, sementar Real Madrid justru tumbang di tangan Athletic Bilbao. Meski demikian, perjuangan belum usai.
Penyerang asal Swedia itu mengakui jika kunci kemenangan timnya ada pada gol pertama yang mereka cetak.
Tanpa ragu saya katakan itu adalah pertandingan yang memuaskan bagi kami. Intinya adalah mencetak gol pertama, begitu terjadi, yang lainnya akan menyusul, terang Ibra yang gagal mencetak gol.
Meski tak turut mengoyak gawang Sevilla saat Barca pesta gol 4-0, Ibra tetap puas. Kami mendapat peluang mencetak gol. Saya mendapat beberapa peluang pada 5 atau 10 menit pertama, tetapi saya tak bisa mencetaknya. Tetapi itulah sepak bola,
Mengenai misi balas dendam setelah Sevilla membuat Barcelona tersingkir dari Piala Raja, Ibrahimovic mengaku tak sependapat.
Ini bukan balas dendam. Kami memang ingin memenangkan setiap pertandingan. Kalaupun tak bisa, kami takkan kehilangan semangat. Kami memang ingin memenangkan pertandingan, tetapi tentu saja juga harus realistis. Kadang Anda harus menerima kekalahan, terangnya.
Dengan kekalahan Madrid atas Bilbao, Barca kini unggul lima poin atas rival terberatnya itu. Banyak pihak mengatakan Barcelona sudah dipastikan keluar sebagai juara.
Tentu saja tidak!, jawab Ibra setengah terkejut ketika ditanya mengenai hal tersebut. Masih banyak pertandingan yang harus kami jalani. Lima poin memang berarti, tetapi kami tak boleh lengah, kami harus tetap menganggap mereka memiliki poin yang sama dengan kami, dengan begitu kami akan tetap termotivasi.
Terakhir Ibra mengaku kecewa tersingkir dari Piala Raja. Meski demikian ia tak mau berlarut-larut karena masih ada trofi-trofi lainnya yang menunggu direbut.
Mengikuti suatu turnamen namun tak mampu memenangkannya sungguh mengecewakan. Bagi saya, peringkat kedua tak ada bedanya dengan berada di peringkat terakhir, pungkasnya.[boy]