INILAH.COM, Denpasar - Wisatawan Inggris ke Bali selama 11 bulan pada 2009 tercatat sebanyak 85.060 orang, meningkat 12,44% dibanding periode sama tahun sebelumnya 75.643 orang.
"Peningkatan wisatawan ke Bali juga berasal dari Australia, China, Malaysia dan Prancis," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Ida Komang Wisnu di Denpasar, Senin (18/1).
Ia mengatakan mereka sebagian besar datang lewat Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya dan hanya 116 orang melalui pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar.
Masyarakat Inggris saat menikmati liburan di Pulau Dewata menyempatkan diri mengunjungi objek-objek wisata serta menikmati seni budaya Bali.
Dalam kunjungan ke sejumlah obyek wisata itu mereka didampingi dan diantar oleh 1.317 pramuwisata yang memiliki keterampilan khusus berbahasa Inggris.
Ida Komang Wisnu menambahkan negara Inggris menempati urutan ke delapan dari 10 negara terbanyak memasok turis ke Bali.
Negara itu memberikan kontribusi sebesar 3,53% dari total wisman ke Bali sebanyak 2,16 juta orang.
Angka itu meningkat 13,31% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 1,9 juta orang.
Ida Komang Wisnu menjelaskan dari 10 negara terbanyak memasok wisatawan mancanegara ke Bali, enam negara mengalami peningkatan cukup signifikan dan empat negara lainnya menunjukkan penurunan.
Enam negara yang mengalami peningkatan selain Inggris juga Australia 39,05%, China 58,93%, Malaysia 5,99%, Prancis 47,23%, Belanda 21,34%, dan negara-negara lainnya 12,89%.
"Empat negara yang mengalami penurunan meliputi Jepang 4,51%, Korea Selatan 7,31%, Taiwan 8% persen, dan Jerman 4,20%," kata Ida Komang Wisnu. [*/mor]