Senin, 28 Mei 2012 | 21:01 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Gus Dur Wafat, Kebebasan Beragama Tak Ada Pegangan
Headline
Alm. KH Abdurrahman Wahid - inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Windi Widia Ningsih
web - Senin, 18 Januari 2010 | 13:55 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Meninggalnya mantan Presiden KH Abdurahman Wahid tampaknya sangat berpengaruh besar. Termasuk Koalisi masyarakat sipil untuk kebebasan beragama pun seperti kehilangan pegangan.

"Setelah Gus Dur wafatnya kita seperti mencemaskan. Tidak ada lagi tokoh yang berbicara lantang seperti Gus Dur," kata Ketua Komnas Ham Ifdhal Kasim, saat bertemu dengan Koalisi masyarakat sipil untuk kebebasan beragama, di Kantor Komnas Ham, Jakarta, Senin (18/1).

Hal itu diungkapkan Ifdhal saat, salah satu Koalisi masyarakat sipil untuk kebebasan beragama Dawam Rahardjo mengusulkan adanya pemunculan tokoh. Dawam juga meminta tokoh-tokoh yang lantang berbicara soal agama.

Senada dengan Ifdhal, Katua KWI Beny Susetyo juga membenarkan sepeninggalan Gus Dur sangat berpengaruh. Menurut Beny, Gus Dur adalah pembela konstitusi, jadi kalau pembela konstitusi sudah tidak ada lagi maka itu ancaman, jika pemerintahannya masih tidak peduli dengan persoalan-persoalan keberagamanan dan persoalan bangsa.

"Ini ketakutan teman-teman, pemerintah terkesan membiarkan maka ada bahayannya kalau pembiaran terus terjadi pluralisme terancam," ujarnya. [win/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.