INILAH.COM, Jakarta Panpel derby antara Persija Jakarta menghadapi Persitara Jakarta Utara masih terus mengusahakan agar pertandingan yang digelar di SUGBK, Rabu (20/1), bisa dilihat suporter.
Ketua Panpel Persija Wargo Hartoyo memastikan duel derby tersebut akan dilakukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayang, Jakarta, setelah permintaan menggelar pertandingan di Lebak Bulus di tolak Polda Metro Jaya.
Ya, pertandingan akan dilakukan di SUBGK setelah kami mendapatkan izin dari Polda. Dan dilakukan tanpa penonton, ujar Wargo kepada wartawan di kantor PT Liga Indonesia, Kuningan, Jakarta, Senin (18/1).
Meski begitu, Wargo mengaku masih terus berusaha mendapatkan izin menggelar pertandingan dengan penonton dari Polda Metro Jaya.
Sementara itu, Ketua PTLI Joko Driyono menegaskan pihaknya tidak masalah jika pertandingan digelar dengan atau tanpa penonton. Namun, pihaknya akan mendiskualifikasi Persija jika gagal menggelar pertandingan.
Karena ini bukan partai usiran atau hukuman, maka tidak akan ada jadwal ulang atau pindah stadion. Jika Panpel gagal, maka kami akan menyerahkannya ke Komisi Disiplin dan Persija kalah WO, papar Joko.[bow]