inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Wow! Jamsostek Incar ReIndo Juga

Headline
istimewa
Oleh:
Selasa, 19 Januari 2010 | 09:45 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT Jamsostek masih terus mengincar ladang invesasi dengan menyiapkan Rp200 miliar membeli saham PT Reasuransi Internasional Indonesia (ReIndo).

Hal itu dikatakan Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga di Jakarta Senin malam seperti dikutip dari Bisnis Indonesia. "Nilainya sekitar Rp200 miliar tetapi belum tahu berapa persen, lagi dihitung oleh internal kami," katanya.

Rencana partisipasi ekuitas di ReIndo itu merupakan salah satu rencana perusahaan untuk mendukung kebijakan sinergi antarbadan usaha milik negara (BUMN). ReIndo merupakan salah satu dari empat perusahaan reasuransi di Indonesia. Tiga perusahaan lainnya yaitu PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (Marein), PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugu Re), dan PT Reasuransi Nasional Indonesia (Nasre).

ReIndo yang milik negara ini, per akhir 2008 memiliki ekuitas sebesar Rp224,78 miliar dan beraset Rp630,22 miliar. Laporan per akhir 2009 belum dikeluarkan secara resmi oleh perusahaan.

Direktur Investasi Jamsostek Elvyn G. Masasya menuturkan perusahaan reasuransi yang akan dibeli itu akan menjadi bagian Jamsostek Investment Corporation (JIM), yang merupakan perusahaan patungan dengan The Islamic Corporation for the Development of the Private Sector (ICD).

Dia menyebutkan dana pembelian akan diambil dari dana investasi sebesar Rp809 yang akan dialokasikan tahun ini. Namun, Elvyn justru menyebutkan ada dua reasuransi yang akan dibeli. "Dua perusahaan reasuransi masih dalam tahap uji tuntas. Rencana pembelian perusahaan reasuransi sudah disetujui oleh pemerintah, yang dalam hal ini sebagai pemegang saham," ujarnya kemarin.

Menurut Elvyn, pembelian perusahaan reasuransi akan dilakukan bersama dengan akuisisi bank. Jamsostek akan mengembangkan JIM mulai tahun ini hingga 2012. Namun dia tidak menyebutkan secara detail mengenai dana yang akan digunakan untuk pembelian perusahaan tersebut. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.