INILAH.COM, Jakarta - PT XL Axiata Tbk (EXCL) telah melunasi obligasi anak usaha Excelcomindo Finance Company BV sebesar US$59,432 juta pada 18 Januari 2010 sebelum jatuh tempo pada 2013.
Demikian penjelasan resmi Direktur Keuangan EXCL Wilem Timmermans seperti diterima wartawan, Selasa (19/1). "Kami telah melakukan pelunasan lebih awal atas obligasi tersebut," kata Willem Timmermans.
Ia melanjutkan, pelunasan lebih awal dari jatuh tempo seharunya pada 2013 guna menghindari pesiko perubahan kurs. Dengan dilakukannya pelunasan lebih awal, maka tidak ada lagi obligasi yang masih beredar. Selain itu, resiko atas hutang dolar pun akan berkurang.
"Pelunasan lebih awal atas obligasi ini didanai dengan kombinasi arus kas internal dengan utang Rupiah dari Bank Sumitomo," katanya.
Lebih jauh ia menjelaskan, pada 2009 perseroan telah melakukan pelunasan yang signifikan atas utang dolar AS dengan menggunakan dana hasil rights issus senilai Rp2,8 triliun yang prosedurnya selesai pada Desember 2009. [san/cms]