INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Bumi Resources (BUMI), pada Rabu (19/1) diprediksikan menguat, karena valuasinya masih murah. Rekomendasi strong buy dengan target harga mencapai Rp3.000 hingga akhir Januari. Pengamat pasar modal Willy Sanjaya mengatakan, saham BUMI hari ini berpotensi menguat. Sentimen positif berasal dari valuasi sahamnya yang masih murah, dilihat dengan membandingkan saham lain di sektor pertambangan batubara. Apalagi, jika melihat harga batubara di Newcastle yang sempat menyentuh US$100 per metrik ton.
Karena itu,
BUMI akan mengarah ke level
resistance Rp2.925 dan Rp2.725 sebagai level
support-nya, katanya kepada
INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (19/1) malam.
Pada perdagangan kemarin, BUMI ditutup menguat Rp75 (2,75%) menjadi Rp2.800 ketimbang sebelumnya di level Rp2.725. Harga tertingginya mencapai Rp2.800 dan terendahnya Rp2.725. Sedangkan volume transaksi mencapai 153,8 juta unit saham senilai Rp425,3 miliar dan frekuensi 3.420 kali.
Willy menuturkan, turunnya harga batubara turun ke level US$94 per metrik ton, tidak menjadi masalah. Sebab, harga komoditas ini sudah bergerak di atas kisaran US$90 per metrik ton. Penguatan BUMI juga ditopang rencana kedatangan (CIC) ke Indonesia dalam waktu dekat. Perusahaan investasi milik pemerintah China ini akan melakukan suatu aksi korporasi dengan BUMI. Kedatangan CIC dipastikan berpengaruh positif ke BUMI, ujarnya.
Menurutnya, CIC nantinya akan menjadi penggerak utama saham ini dan aksi korporasinya akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Sebelumnya, dirumorkan setelah CIC memberikan pinjaman ke BUMI senilai US$1,9 miliar, CIC diperkirakan akan membeli saham BUMI dengan hingga 15%, dengan mengkonversi utang BUMI menjadi saham.
Jika hal itu terealisasi, maka harga saham batubara ini diprediksikan menguat tajam. Penguatan BUMI juga masih mendapat dukungan dari faktor
January effect yang belum berakhir. Akibatnya, koreksi harga minyak ke level US$78 per barel dari sebelumnya US$83 per barel, tidak berpengaruh negatif pada saham sejuta umat ini.
Pada saat yang sama, pasar juga melakukan
bargaining di saham ini sebagai antisipasi Rapat Umum Pemengang Saham (RUPS) perseroan yang rencananya akan digelar akhir Januari ini. Willy menargetkan BUMI di level Rp3.000 hingga akhir bulan. Saya rekomendasikan
strong buy untuk BUMI, pungkasnya.[ast/mdr]