inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Prediksi Saham Unggulan

Akhir Januari, BUMI Rp3.000

Headline
inilah.com /Wirasatria
Oleh: Ahmad Munjin
Rabu, 20 Januari 2010 | 09:02 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Bumi Resources (BUMI), pada Rabu (19/1) diprediksikan menguat, karena valuasinya masih murah. Rekomendasi strong buy dengan target harga mencapai Rp3.000 hingga akhir Januari.

Pengamat pasar modal Willy Sanjaya mengatakan, saham BUMI hari ini berpotensi menguat. Sentimen positif berasal dari valuasi sahamnya yang masih murah, dilihat dengan membandingkan saham lain di sektor pertambangan batubara. Apalagi, jika melihat harga batubara di Newcastle yang sempat menyentuh US$100 per metrik ton.

Karena itu, BUMI akan mengarah ke level resistance Rp2.925 dan Rp2.725 sebagai level support-nya, katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (19/1) malam.

Pada perdagangan kemarin, BUMI ditutup menguat Rp75 (2,75%) menjadi Rp2.800 ketimbang sebelumnya di level Rp2.725. Harga tertingginya mencapai Rp2.800 dan terendahnya Rp2.725. Sedangkan volume transaksi mencapai 153,8 juta unit saham senilai Rp425,3 miliar dan frekuensi 3.420 kali.

Willy menuturkan, turunnya harga batubara turun ke level US$94 per metrik ton, tidak menjadi masalah. Sebab, harga komoditas ini sudah bergerak di atas kisaran US$90 per metrik ton. Penguatan BUMI juga ditopang rencana kedatangan (CIC) ke Indonesia dalam waktu dekat. Perusahaan investasi milik pemerintah China ini akan melakukan suatu aksi korporasi dengan BUMI. Kedatangan CIC dipastikan berpengaruh positif ke BUMI, ujarnya.

Menurutnya, CIC nantinya akan menjadi penggerak utama saham ini dan aksi korporasinya akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Sebelumnya, dirumorkan setelah CIC memberikan pinjaman ke BUMI senilai US$1,9 miliar, CIC diperkirakan akan membeli saham BUMI dengan hingga 15%, dengan mengkonversi utang BUMI menjadi saham.

Jika hal itu terealisasi, maka harga saham batubara ini diprediksikan menguat tajam. Penguatan BUMI juga masih mendapat dukungan dari faktor January effect yang belum berakhir. Akibatnya, koreksi harga minyak ke level US$78 per barel dari sebelumnya US$83 per barel, tidak berpengaruh negatif pada saham sejuta umat ini.

Pada saat yang sama, pasar juga melakukan bargaining di saham ini sebagai antisipasi Rapat Umum Pemengang Saham (RUPS) perseroan yang rencananya akan digelar akhir Januari ini. Willy menargetkan BUMI di level Rp3.000 hingga akhir bulan. Saya rekomendasikan strong buy untuk BUMI, pungkasnya.[ast/mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.