Senin, 28 Mei 2012 | 21:01 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PAN: Presiden Tak Usah Mikirin Rumor
Headline
Presiden SBY - inilah.com/Dokumen
Oleh: Fidela Hasworini
web - Rabu, 20 Januari 2010 | 07:02 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Presiden menyebut ada yang mengadu domba dirinya, misalnya dengan Aburizal. Ini terkait dengan isu pemecatan Menkeu. PAN menilai, ini malah membuat rumor baru.

Hal itu diungkapkan anggota Pansus Century dari Fraksi PAN, Chandra Tirta kepada INILAH.COM, Jakarta, Selasa (19/1). Menurutnya, Presiden SBY tidak seharusnya menimpali suatu rumor dengan rumor yang baru.

"Saya rasa mestinya Presiden tidak perlu menanggapi berbagai isu yang beredar. Fokus saja dalam menjalankan pemerintahan, masih banyak yang harus dipikirkan Presiden. Tidak setiap rumor harus ditimpali dengan rumor yang baru," ujar Chandra.

Ia juga menyayangkan sikap SBY menanggapi berbagai isu kontraproduktif yang di luar konteks kerja pansus Century. "Kita sangat sayangkan, Presiden menanggapi isu yang kontraproduktif dan tidak sesuai dengan konteks kerja pansus. Harusnya Presiden bersikap kalem dan percaya diri saja," katanya.

Ia menyarankan berbagai pihak untuk tidak su'udzon dengan kerja pansus Century yang diisukan bertujuan untuk menjatuhkan pemerintahan SBY. "Pansus ini ingin membuat kasus Century menjadi terang benderang dan hal yang belum baik akan diperbaiki. Banyak sekali yang kita dapat dari proses pansus ini, terutama mengenai mekanisme yang masih abu-abu yang harus kita perhatikan," jelasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.