Minggu, 27 Mei 2012 | 13:03 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Sst..Eksekutif CIC-Bakrie Group Adakan Rapat?
Headline
Istimewa
Oleh:
web - Kamis, 21 Januari 2010 | 09:25 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Eksekutif Bakrie Group mulai hari ini akan mengadakan rapat besar dengan rombongan eksekutif China Investment Corporation (CIC) untuk membahas proyek-proyek di tahun 2010.

Rapat besar itu merupakan kelanjutan dari investasi CIC pada Grup Bakrie setelah tahun lalu perusahaan investasi Pemerintah China itu mengucurkan pinjaman US$1,9 miliar kepada PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Seorang eksekutif mengungkapkan pada eksekutif dari CIC mengadakan rapat dengan eksekutif perusahaan Grup Bakrie di Jakarta, demikian seperti dikutip dari Bisnis Indonesia, Kamis (21/1). Salah satu hal yang dibahas dengan CIC adalah rencana perusahaan itu mengonversi sejumlah pinjamannya ke Bumi menjadi 10% saham baru yang akan diterbitkan melalui penawaran umum terbatas tanpa hak memesan efek terlebih dahulu.

"Sesuai dengan perjanjian awal, CIC tidak hanya bisa berpartisipasi pada proyek batu bara BUMI (Bumi Resources), tetapi proyek lain pada perusahaan Grup Bakrie. Besok (hari ini) rapat dengan CIC dimulai dan itu sangat confidential," ujarnya.

BUMI berencana melaksanakan penawaran umum tanpa hak memesan efek maksimal 10% saham atau 1,94 miliar saham dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh. Melalui mekanisme itu, Bumi menjajaki peluang mengonversi utang dari CIC menjadi saham.

Dengan asumsi harga pelaksanaan aksi korporasi tersebut Rp2.775, berarti Bumi bisa mengurangi utangnya sebanyak Rp5,38 triliun dari total pinjaman pada awal tahun ini US$3,7 miliar atau setara dengan Rp33,85 triliun.

Ketika dikonfirmasi mengenai rapat dengan CIC itu, Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep tidak membenarkan informasi tersebut. "Orang membeli koran untuk mendapat informasi yang berharga, bukan untuk membeli gosip liar," jawabnya.

Kepala Riset BNI Securities Norico Gaman menambahkan kehadiran CIC tentu terkait dengan pinjaman yang sebelumnya diberikan kepada BUMI. "Saya pikir due diligence Bumi telah dilaksanakan oleh CIC saat memberi pinjaman. Kehadiran mereka di sini untuk melihat kesempatan investasi lainnya pada Grup Bakrie," tuturnya.

Menurut dia, CIC akan memfokuskan investasi pada proyek yang terkait dengan sumber daya alam seperti batu bara. Prioritas kedua CIC akan terkait dengan proyek infrastruktur seperti pembangkit listik, jalan tol, dan rel kereta api. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.