Minggu, 27 Mei 2012 | 13:03 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Saham Pilihan Hari Ini!
Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Wahid Ma'ruf
web - Kamis, 21 Januari 2010 | 09:49 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Hari ini saham PGAS, BUMI, ANTM dan SMCB layak menjadi pilihan hari ini. Indeks diperkirakan melemah karena jenuh beli sehingga jadi sinyal jual.

Demikian hasil riset Reliance Securities, Kamis (21/1). IHSG membentuk pola doji dan masih bertahan di level 2.648. Namun pergerakkan yang mengarah ke bawah dan berpotensi keluar dari area jenuh beli sehingga menjadi negatif yang merupakan sinyal jual.

Sahal pilihan hari ini seperti sahan Perusahaan GAS Negara (PGAS) yang direkomendasikan beli di level 3.650 dan jual di level 3.750 dari penutupan kemarin di 3.725. Hari ini saham PGAS melemah dengan volume yang meningkat mengindikasikan pelemahan masih dapat terjadi. Namun diperkirakan pelemahan sudah terbatas karena berada dalam area oversold. Untuk saham Bumi Resources (BUMI) akan membentuk pola doji dan volume perdagangan yang meningkat sehingga untuk perdagangan hari ini BUMI diperkirakan masih terjadi pelemahan. Saham BUMI direkomendasikan beli dilevel 2.700 dan jual di level 2.825 dari penutupan kemarin di 2.775.

Sedangkan saham Aneka Tambang (ANTM) pada perdagangan hari ini direkomendasikan beli di level 2.100 dan jual di level 2.200 dari penutupan kemarin di 2.175. Volume perdagangan kemarin mengalami kenaikan dengan pergerakkan yang melemah. Untuk perdagangan hari ini akan melanjutkan pelemahan namun terbatas dan berada di area oversold. Untuk saham Holcim Indonesia (SMCB) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berpotensi menguat. Volume perdagangan yang mengalami kenaikan signifikan dapat menjadi sentimen positif. Namun penguatan yang terjadi masih terbatas. Saham SMCB direkomendasikan di level 1.680 dan jual di level 1.740 dari penutupan kemarin di level 1.710.

Sementara menurut analis saham Panin Securities, Purwoko Sartono, investor diindikasikan masih melakukan wait and see sebelum menambah portofolio mereka. Secara teknikal, terlihat momentum indikator mulai bergerak melemah, berada di bawah moving average-nya. "Hal ini mengindikasikan indeks dalam jangka pendek akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah. Besok (hari ini) indeks di kisaran support-resistance 2.645-2.691," katanya.

Perdagangan saham dipengaruhi kebijakan bank sentral China menaikkan reserve requirement (GWM) serta kondisi politik nasional yang kembali menghangat sepekan terakhir menjadi katalis negatif bagi IHSG. Meski berhasil ditutup pada area negatif, terlihat pergerakan indeks cenderung tertahan. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.