INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan Kamis (21/1), harga saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) langsung melejit 6,52% ke Rp245 dari posisi kemarin Rp230. Asing pun mmebeli 1.400.000 saham dengan frekuensi sebanyak 4 kali.Melesatnya saham BMTR ini lantaran perusahaan telekomunikasi Korea Selatan, Samsung Electronic Co Ltd menguasai 11,97% saham PT Mobile Telecom Tbk (FREN), anak usaha Global Mediacom. Sayang, saham FREN sendiri malah dibuka stagnan di level Rp50.
Berdasarkan laporan BAE PT Sinartama Gunita pada Janauri 2010, komposisi kepemilikan Mobile-8 minimal 5% atau lebih pada akhir tahun lalu. Namun, dari data BEI mencatat kepemilikan Jerash Investment Ltd sebanyak 20%, Global Mediacom Tbk sebanyak 19%, sedangkan Bhakti Investama menguasai 7,28%.
Pada penutupan perdagangan bursa kemairn, aksi jual dan beli saham BMTR masih dipimpin oleh broker lokal. Asjaya Indosurya Securities (LP) membeli 5.150.000 saham dengan frekuensi sebanyak 14 kali, Voctoria Securities (MI) membeli 2.456.000 saham dengan frekuensi sebanyak 46 kali, dan Etrading Securities (YP) membeli 2.454.000 saham dengan frekuensi sebanyak 46 kali.
Sedangkan aksi jual dilakukan Victoria Securities (MI) menjual 5.956.000 saham dengan frekuensi sebanyak 83 kali, Philips Securities Indonesia (KK) menjual 5.776.500 saham dengan frekuensi sebanyak 36 kali, dan Mega Capital Securities (CD) menjual 2.900.000 saham dengan frekuensi sebanyak 32 kali. [san/cms]