Senin, 28 Mei 2012 | 21:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Periksa Dubur Anak Jalanan
KPAI Minta Klarifikasi Dinas Sosial
Headline
Arist Merdeka Sirait
Oleh: Laela Zahra
web - Kamis, 21 Januari 2010 | 13:43 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan meminta klarifikasi Dinas Sosial DKI Jakarta, atas pendataan jumlah anak jalanan di Jakarta.

"Sebab dinas sosial telah menyiapkan 500 porsonel dengan pendekatan kriminal, itu sudah disiapkan, tim kita juga melakukan pemantauan," kata Komisioner PAI Arist Merdeka Sirait, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/1).

Pemeriksaan kesehatan anak jalanan yang direncanakan Polda Metro Jaya, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, akan dilakukan serentak hari ini, menuai kecaman keras dari sejumlah pihak. Hal ini terkait dengan pemeriksaan kesehatan itu juga termasuk pemeriksaan dubur, dan dilakukan dengan cara pendekatan kriminal, sebagaimana yang telah dilakukan Polres Bekasi, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Bekasi, beberapa waktu lalu.

"Kami menentang itu karena anak jalanan juga juga punya Hak Asasi Manusia, harus didekati secara manusia," imbuhnya.

Alhasil, agenda pemeriksaan hari ini tetap dilakukan namun tanpa pendekatan kriminal dan dan tanpa pemeriksaan dubur.

Terhadap pendataan terhadap anak jalanan korban penyimpangan seksual, Arist mengatakan, seharusnya pemeriksaan tidak perlu perlu dilakukan dengan cara merazia anak-anak jalanan. "Seperti yang terjadi di
Bekasi, anak-anak itu diangkut, dimasukkan ke dalam truk kantib, kemudian diperiksa. Pendekatan itu bukan pendekatan manusia," kata Arist. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.