inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Andalkan SUN, Perekonomian Jalan di Tempat

Headline
Oleh: Rosdianah Dewi
Kamis, 21 Januari 2010 | 17:58 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Keputusan pemerintah menerbitkan Surat Utang Negara tahun ini senilai Rp175 triliun membuat roda perekonomian sama persis seperti tahun 2009.

Demikian dikatakan Ekonom ECONIT, Hendri Saparini saat ditemui di Gedung DPR, RI, Jakarta (21/1). "Ini persis seperti tahun 2009," kata dia.

Penerbitan SUN, lanjutnya, akan membuat perekonomian nasional ditopang ekonomi utang berbunga tinggi dan hot money, barang-barang komoditi. Kebijakan tersebut juga akan menyebabkan produksi barang-barang nasional menurun. Hal itu juga akan mempengaruhi cadangan devisa. "Gimana caranya menjaga devisa, kalau ekspor kita tidak kompetitif," ujar dia.

Hendri melanjutkan, dengan terganggunya cadangan devisa, maka hot money akan banyak terjadi. Untuk mengatasi masalah tersebut, kata dia, langkah adalah membuat sektor sedikit longgar agar nilai tukarnya lebih lemah. Jika nilai tukar lemah maka akan menghambat impor. "Jadi walaupun ada banjir dari China tetapi itu akan tertahan dengan nilai tukar dari yang melemah itu satu," kata dia.

Langkah kedua, lanjutnya dengan dengan memprioritaskan pembelian barang model dan produk dalam negeri. "Pemerintah sekarang lebih mengutamakan stabilitas makro, padahal itu bukan menggambarkan sektor riil bergerak," tukas dia. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.