inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Rizal Ramli: SBY Tak Salah Sepenuhnya

Headline
inilah.com /Wirasatria
Oleh: Bayu Hermawan
Jumat, 22 Januari 2010 | 08:08 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ekonom Rizal Ramli mengatakan, pendapatnya yang harus bertanggung jawab dalam skandal Bank Century adalah KSSK. Meski Presiden SBY juga bertanggung jawaban, namun tak sepenuhnya dapat disalahkan.

Hal itu disampaikan Rizal Ramli dalam rapat Pansus Century di DPR, Jumat (22/1) dini hari. Rizal Ramli mengambil contoh saat terjadi skandal BLBI. Menurutnya saat itu ada pejabat yang berani ambil keputusan tapi tidak berani bertanggung jawab.

"Kasihan bangsa Indonesia kalau mental pejabatnya seperti ini, tidak ada yang berani bertanggung jawab. Sama seperti dekarang ini, masih tokoh-tokoh lama, pemain-pemain yang lama ini kan istilahnya residivis," ujar Rizal.

Ia juga mengatakan jika ditanya siapa yang bersalah tentunya yang paling gampang adalah menyalahkan presiden SBY, namun menurutnya itu tidak benar karena berdasarkan pengalamannya presiden belum tentu mengerti masalah ini.

"Saya pernah dipenjara saat jaman pak Harto, tapi saya katakan tidak bisa seluruh masalah ekonomi disalahkan ke pak harto, mana ngerti dia soal CAR, tapi ada menteri-menteri ekonomi yang kalau sukses membanggakan sebagai prestasinya namun kalau salah mengatakan pak harto yang bertanggung jawab, ini persis polanya kaya sekarang, meski munkin tidak sepenuhnya juga presiden tidak bersalah," katanya.

Rizal menambahkan, hal itu termasuk dalam penanda tangganan perppu, dimana mungki presiden tidak sepenuhnya mengerti kalimat yang ada di Perppu. Kalau dirinya ditanya siapa yang bersalah, maka menurutnya adalah KSSK.

"Yang tanggung jawab itukan KSSK. KSSK ini anggotanya cuma dua belum pernah ada sejarahnya komite anggotanya cuma 2, ini tidak mencerminkan good goverment, ini bukan komite yang benar tapi komite bisik-bisik, jadi saya kira yang tanggung jawab adalah KSSK," tambahnya menjelaskan.

Lebih jauh Rizal Ramli juga mengkomentari kehadiran Marsilam Simanjuntak dalam rapt KSSK. "Saya agak aneh, kalau berdasarkan job deskription dari UKP3R tidak ada soal bank apalagi soal penyelamatan bank. Kalau ditanya apa kualifikasinya saya juga bingung karena yang saya tahu dia kualifikasinya soal pajak dan bea cukai, tapi kenapa dalam rapat kok dominan sekali," jelasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.