INILAH.COM, Jakarta Pemerintah Australia mengeluarkan travel advisory ke sejumlah wilayah Malaysia. Menlu Marty Natalegawa mengimbau tak perlu selalu menanggapinya.
Tak perlu selalu mengomentari pasang surutnya travel advisory dari negara manapun. Sebab pada kenyataannya, itu disusun berdasarkan penilaian mereka. Jadi kita tidak perlu mengomentari setiap ada penyesuaian, demikian ujar Menlu, di Gedung Deplu, Jakarta, Jumat (22/1).
Pada akhirnya, lanjut Marty, keputusan berkunjung ke suatu negara itu tetap kembali ke individu masing-masing. Menanggapi advisory yang berhubungan dengan ancaman terorisme itu, mantan jubir deplu ini mengatakan ancaman semacam itu akan selalu ada.
Toh hasil-hasil yang sudah kita raih sudah mendapat pengakuan dunia internasional. Kita tidak gegabah, karena ancaman selalu ada. Tak perlu kebakaran jenggot dengan travel advisory, ujarnya meyakinkan bahwa kerjasama antiterorisme selalu ada, meski tanpa travel advisory. [vin]