Senin, 28 Mei 2012 | 08:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Sekjen PSSI Angkat Bicara Mengenai Komentar Withe
Oleh: Haryanto Tri Wibowo
web - Jumat, 22 Januari 2010 | 20:14 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sekjen PSSI Nugraha Besoes menilai pernyataan mantan pelatih tim nasional Indonesia, Peter Withe mengenai pemain timnas sebagai sinyalemen pribadi.

Withe, yang juga pernah melatih timnas Thailand, menilai kegagalan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir karena masih berorientasi pada uang. Hal ini berbeda dengan pemain timnas Thailand yang bermain dari hati untuk negara dan rajanya.

Ditemui di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (22/1), Nugraha Besoes menilai pernyataan Withe sebagai sinyalemen pribadi. Meski begitu, Nugraha sependapat beberapa pernyataan pelatih asal Inggris tersebut.

"Pemain memang butuh uang, tapi itu bukanlah segalanya. Mereka mendapat uang sesuai
level permainannya. Pemain jangan terkontaminasi uang. Uang jangan mengalahkan nasionalisme," ujar Nugraha.

Nugraha sendiri menegaskan PSSI akan merombak cara pemberian bonus kepada pemain.

"Pemberian akan dilakukan dengan jangka panjang. Jadi akan ada hitungannya jika mereka menembus babak perempatfinal, semifinal atau final sebelum terjun kesuatu ajang," kilahnya.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
frank astra
Kamis, 28 Januari 2010 | 23:04 WIB
sebaiknya bubarkan saja liga di indinesia. coba lihat permainan di indonesia saja seperti anak sd baru belajar main bola. coba sekali kali kita pelajari permainan di eropa. sekarang kita lihat prestasi timnas kita bermain. waduh malu maluin saja. belum lagi lihat wasit seperti baru belajar memimpin pertandingan. saran saya kalo memang sepakbola ini mau maju ketua pssi harus diganti dan harus merenovasi semuanya dari stadion gaji pemain yang tinggi, dan keamanan pemain sepak bola. itu baru serius dalam mengatasi sepak bola di negeri ini. coba kita lihat sekali lagi, masa gaji pemain pespak bola tidak di gaji. malu-maluin negara ini saja. giliran korupsi nomor satu. apa jadinya negara ini. mana skill rata2 saja dimasukkan ke klub. saya sangat malu dengan pesepakbola indonesia ini. mungkin suatu saat nanti saya yang akan mengembalikan nama indonesia ke puncak juara dunia. saya berjanji atas nama bangsa saya akan mengembalikan nama indonesia ke juara internasional.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.