INILAH.COM, Jakarta Satria Muda (SM) BritAma gagal meraih kemenangan di laga reguler terakhir kompetisi ASEAN Basketball League (ABL) setelah dikalahkan Kuala Lumpur Dragons 67-70.
Bermain di BritAma Arena Sportsmall Kelapa Gading, SM sempat memimpin perolehan pil di menit-menit awal sebelum tertinggal 17-20 di akhir kuarter pertama. Marjin tiga angka tidak berubah ketika pertandingan memasuki jeda, 33-36.
Meski berulang kali berupaya mengejar perolehan angka, tembakan yang berulang kali gagal disarangkan pemain-pemain SM membuat anak asuh Fictor Roring itu tetap tertinggal, papan skor menunjukkan angka 51-55 di akhir kuarter ketiga.
SM sempat meraih asa memenangkan pertandingan di hadapan para pendukungnya setelah menyamakan kedudukan menjadi 67-67. Sial bagi SM karena Loh Shee Fai berhasil mengeksekusi tembakan tiga angka di 10 detik terakhir. Nakiea Miler sempat berusaha menyamakan kedudukan melalui three point, namun bola tidak masuk ke ring.
Seusai pertandingan, manajer SM Dwui Eriano menyangkal jika SM kalah karena sengaja memberikan kemenangan bagi Dragons.
Di facebooknya SM, banyak yang berkomentar SM sengaja mengalah. Nggak begitu, kita main 100 persen dan mau ngasih yang terbaik untuk para pendukung. KL memang fight dan ini adalah pertandingan yang ketat, tukas Iboy, sapaan Dwui.
Pelatih Dragons, Goh Cheng Huat, mengakui jika kemenangan dalam pertandingan tandang kali ini tidak terlepas dari faktor keberuntungan di samping memang dia menginstruksikan anak asuhnya untuk mengeluarkan permainan terbaiknya.
Kami hanya berusaha mengeluarkan segala kemampuan terbaik yang kami miliki. Kami sangat senang. Kami bermain sabar dan kami juga beruntung, tuturnya dalam konferensi pers.
Dengan kekalahan ini, SM menempati posisi ketiga dan berhak melaju ke babak final four untuk berhadapan dengan Philipines Patriot atau Singapore Slingers. Kepastian lawan akan didapat setelah hasil Patriots dan Brunei Barracudas bermain esok, (24/1).[nov]