INILAH.COM, Los Angeles-Sebuah studi yang dilakukan IHS Global Insight terungkap bahwa mobil plug-in hybrid dan mobil listrik akan menguasai pasar global sebesar 20% pada tahun 2030.
Tak bisa disangkal angka tersebut akan menjadi nyata. Hampir seluruh pabrikan kini berlomba-lomba menggelontorkan ratusan juta dollar untuk pengembangan mobil plug-in hybrid dan mobil listrik saat ini. Buktinya General Motors (GM) dan Nissan sudah mentahbiskan Chevrolet Volt dan Nissan Leaf sebagai lambang dimulainya kejayaan mobil listrik.
IHS Global Insight menyimpulkan 8,6% pangsa pasar untuk mobil plug-in hybrid dan 9,9% untuk mobil listrik akan tercapai dalam waktu dua dekade ke depan. "Keuntungan dari mobil bertenaga listrik cukup banyak, yaitu bahan bakar yang bukan minyak, emisi gas yang sangat rendah, tingkat kebisingan, dan biaya operasional yang rendah," ujar Kepala Tim Studi IHS Global Insight Philip Gott, yang mengkompilasi laporan ini berjudul Battery Electric and Plug-In Hybrid Vehicles: The Definitive Assessment of the Business Case.
Disebutkan juga 26% dari total 54,5 juta unit yang terjual di China, Jepang, Amerika Serikat (AS), dan Eropa Barat di 2020 adalah mobil-mobil hybrid dan listrik. [Tom]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !