inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Chevron Ingin Kembangkan 400MW lagi Listrik PLTP

Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Makarius Paru
Senin, 25 Januari 2010 | 12:49 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) merencanakan penambahan pengembangan 400mw lagi listrik PLTP. Setelah sampai saat ini Chevron mampu memproduksikan 400mw listrik PLTP.

"Kami tetap berkomitmen untuk mengembangkan listrik IPP, melalui pengembangan PLTP di Indonesia. Rencananya kami akan menambahkan kapasitas listrik 400mw lagi," kata President Chevron Geothermal Barry Andrews saat RDP dengan komisi VII DPR-RI, Jakarta, Senin (24/1).

Dia melanjutkan, namun secara keseluruhan untuk menarik keterlibatan swasta dalam menyediakan pasokan listrik di tanah air, perlu dilakukan beberapa hal penting diantaranya soal penyempurnaan peraturan peraturan yang ada, serta soal jaminan kesiapan PLN menyerap listrik PLTP.

"Kami pun mempertanyakan apakah target yang diinginkan pemerintah soal keterlibatan swasta dalam membangun listrik IPP sebesar 3000mw bisa tercapai atau tidak, sepanjang masih banyak persoalan yang harus diselesaikan segera," katanya.

Barry mencontohkan kalau pengembangan listrik PLTP di Indonesia belum didukung dengan peraturan yang bagus, bahkan lebih bagus dari Filipina.

Ada beberapa kendala soal pengembangan listrik IPP dengan PLN di antaranya soal belum pastinya PLN menerima harga listrik dari IPP. PLN belum belum bisa menerima begitu saja harga listrik yang sudah ditetapkan, PLN selalu menginginkan negosasi ulang. Begitu soalperhitungan EPC nya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.