INILAH.COM, Jakarta - Walaupun China menaikkan suku bunganya, namun broker berbendera asing JP Morgan Securities masih minat beli saham di bursa. Broker berkode BK ini beli 21.551.000 saham BUMI.
Berdasarkan data resmi BEI seperti dikutip INILAH.COM posisi kedua diduduki oleh Artha Securities Indonesia (SH) membeli 13.527.000 saham dengan frekuensi sebanyak 126 kali serta Indopremier Securities (PD0 pun memborong 11.681.500 saham dengan frekuensi sebanyak 233 kali.
Sedangkan posisi jual ada Merill Lynch Securities Indonesia (ML) menjual 33.776.000 saham dengan frekuensi sebanyak 131 kali, lalu disusul oleh Philips Securities Indonesia (KK) melepas 11.987.500 saham dengan frekuensi sebanyak 203 kali, serta Credit Suisse Securities membeli 10.719.000 saham dengan frekuensi sebanyak 131 kali.
Selain itu, volume beli untuk investor lokal sebanyak 91.598.000 saham dengan frekuensi sebanyak 1.531 sedangkan volume beli asing hanya 22.993.500 saham dengan frekuensi sebanyak 470 kali.
Untuk volume jual masih dipimpin oleh investor lokal sebanyak 66.136.500 saham dengan frekuensi sebanyak 1.655 kali sedangkan investor asing hanya 48.455.000 saham dengan frekuensi sebanyak 346 kali. [san/cms]