inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

JP Morgan Borong 21 Jt Saham BUMI

Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Susan Silaban
Senin, 25 Januari 2010 | 18:02 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Walaupun China menaikkan suku bunganya, namun broker berbendera asing JP Morgan Securities masih minat beli saham di bursa. Broker berkode BK ini beli 21.551.000 saham BUMI.

Berdasarkan data resmi BEI seperti dikutip INILAH.COM posisi kedua diduduki oleh Artha Securities Indonesia (SH) membeli 13.527.000 saham dengan frekuensi sebanyak 126 kali serta Indopremier Securities (PD0 pun memborong 11.681.500 saham dengan frekuensi sebanyak 233 kali.

Sedangkan posisi jual ada Merill Lynch Securities Indonesia (ML) menjual 33.776.000 saham dengan frekuensi sebanyak 131 kali, lalu disusul oleh Philips Securities Indonesia (KK) melepas 11.987.500 saham dengan frekuensi sebanyak 203 kali, serta Credit Suisse Securities membeli 10.719.000 saham dengan frekuensi sebanyak 131 kali.

Selain itu, volume beli untuk investor lokal sebanyak 91.598.000 saham dengan frekuensi sebanyak 1.531 sedangkan volume beli asing hanya 22.993.500 saham dengan frekuensi sebanyak 470 kali.

Untuk volume jual masih dipimpin oleh investor lokal sebanyak 66.136.500 saham dengan frekuensi sebanyak 1.655 kali sedangkan investor asing hanya 48.455.000 saham dengan frekuensi sebanyak 346 kali. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
Bastian P @ Selasa, 26 Januari 2010 | 11:01 WIB
Meskipun harga minyak sdh stabil, harga batubara meningkat, kayaknya dampak kebijakan GWM China, Presiden Amerika masih terasa. buktinya sd. pkl. 10.30 WIB harga saham BUMI masih merosot lewat grs supportnya. Tapi analisis saya segera rebound kembali.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.