INILAH.COM, Jakarta - Meski jumlah massa mencapai 10 ribu, tidak ada pengamanan ketat yang disiapkan menjelang aksi 28 Januari. Pertahann keamanan masih mengerahkan pasukan sewajarnya.
"Enggak ada. Saya kira pengamanan publik tetap. Aparat kepolisian diamankan. Bagi yang demo juga diamankan. Bagi yang tidak demo juga harus diamankan," kata Menkopolhukam Djoko Suyanto usai pelantikan Wantimpres di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/1).
Ia mengatakan, petugas dari berbagai jajaran tentu akan mengamankan kondisi selama aksi berlangsung nanti. Namun, pelaksanaan pengamanan yang diperketat berlangsung pada hari 'H' kegiatan berlangsung.
"Kan smua tidak ingin saya kira ada rusuh-rusuh. Tidak ingin terjadi hal-hal yang melanggar ketertiban umum. Sama kan. Mari kita ciptakan sama-sama. Bagi yang demo, maupun yang tidak demo. Saya kira ruangnya sangat luas diberikan kepada mereka," paparnya.
Djoko menambahkan, antisipasinya kepada yang demo supaya dilakukan dengan tertib, aman, dan berikan ruang bagi masyarakat yang lain, juga melaksanakan kegiatan-kegiatannya. Sehingga aspirasinya juga ditampung. "Ruangnya diberikan, tetapi kegiatan juga harus berjalan dengan baik," imbuhnya.
Dalam aksi itu menuntut Presiden dan Wapres turun, tanggapan Anda?
"Jawabannya kan kemarin sudah disampaikan. Jawabannya sudah tahu, you mau nanya lagi." tandasnya. [ikl]