inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Penerbitan Emisi Equity Linked Notes

Bakrie Gandeng Credit Suisse

Headline
istimewa
Oleh:
Selasa, 26 Januari 2010 | 08:17 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT Bakrie & Brothers Tbk bersiap menerbitkan obligasi terkait saham senlai US$150-200 juta atau senilai Rp1,86 triliun dengan menunjuk Credit Suisse (CS) dan Nomura Securities sebagai penjamin emisi.

Menurut sebuah sumber, perseroan baru menggandeng dua bank asing tersebut untuk memuluskan rencana perseroan, demikian dikutip dari Bisnis Indonesia, Selasa (26/1). "Dari tiga calon bank investasi asing yang diseleksi, Bakrie akhirnya menunjuk Credit Suisse dan Nomura untuk membantu penerbitan equity linked notes," tuturnya.

Menurut rencana, surat utang itu, yang akan digunakan untuk membiayai kembali utang dan investasi, diterbitkan pada Februari hingga Maret tahun ini.

Dalam materi paparan publik Bakrie & Brothers pada 14 Desember 2009, perusahaan induk investasi yang dikuasai oleh keluarga Bakrie melalui Long Haul Holdings Ltd sebesar 21,61% per September 2009 tersebut mengungkapkan rencana penerbitan obligasi konversi atau equity linked notes senilai US$200 juta-US$250 juta.

Exchangeable bonds adalah obligasi yang membolehkan pemiliknya untuk menukar menjadi portofolio saham yang dimiliki oleh perusahaan penerbit surat utang itu, sedangkan obligasi konversi hanya bisa ditukar menjadi saham perusahaan penerbit surat utang tersebut.

Direktur Keuangan Bakrie & Brothers Eddy Soeparno ketika dikonfirmasi membenarkan perseroan telah menunjuk Credit Suisse dan Nomura Securities. "Nilainya US$150 juta-US$200 juta. Kemungkinan strukturnya berupa kombinasi antara obligasi konversi dan exchangable bonds, tetapi keduanya memberikan opsi penyelesaian secara tunai," katanya.

Menurut dia, ada kemungkinan Bakrie menggunakan saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk, anak perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dan karet, dalam penerbitan exchangeable bonds tersebut. Mengenai harga, Eddy mengatakan soal itu nanti disesuaikan dengan kondisi saat penerbitan. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.