INILAH.COM, Detroit - Chief Executive Interim General Motors Co. (GM) Ed Whitacre Jr., Senin (25/1), resmi menjadi Chief Executive Officer (CEO) GM permanen dan berencana untuk melunasi hutang US$ 8,1 milyar kepada pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Kanada Juni mendatang.
"Kesempatan ini sebenarnya bukam keinginan saya. Saya senang dengan orang-orang disini dan saya ingin membuat perubahan manajemen. Saya merasa nyaman dengan tim disini," ujar Whitacre mengenai jabatan barunya.
Whitacre menambahkan bahwa dirinya tidak tahu sampai kapan ia akan menduduki posisi tersebut. Pria berusia 68 tahun ini juga mengatakan akan tetap menyelesaikan masalaha Saab secepatnya. Ia mengatakan bahwa GM belum menemui kesepakatan dengan perusahaan otomotif asal Belanda Spyker Cars NV untun penjualan Saab.
Whitacre yang efektif sebagai CEO permanen GM diharapkan akan memberikan stabilitas terhadap perusahaan otomotif raksasa AS tersebut yang sebelumnya sebelumnya sempat menyampaikan permohonan proteksi kebangrutan pertengahan tahun lalu. Whitacre dinobatkan sebagai CEO interim GM per tanggal 1 Desember 2009 setelah sebelumnya dijabat Frederick "Fritz" Henderson dan Rick Wagoner. [Tom]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !