INILAH.COM, Jakarta - Menkumham Patrialis Akbar menegaskan akan mengusut kasus logo Garuda Pancasila yang dimodifikasi oleh pebisnis Armani Exchange dengan bentuk yang tidak sempurna.
Menurut Menkumham, kaos Armani Exchange yang telah beredar di dunia maya itu sangat jelas
logo Garuda Pancasila yang disulap menjadi design yang melecehkan bangsa Indonesia.
"Nanti akan kita pelajari,ya ngak boleh dong, itukan logo paten kita," kata Patrialis Akbar usai memimpin upacara HUT imigrasi ke 60, Selasa (26/1).
Kaos tersebut di bagian sayap kiri dan kanan berbeda. Sementara, gambar padi dan kapas masih ada.
Selain itu, di bagian kaki tempat burung Garuda itu mencengkram 'Bhinneka Tunggal Ika' diubah menjadi logo A dan X merek tersohor tersebut.
Jelas, ini menjadi perhatian publik yang mencoreng juga melecehkan negeri ini.
"Kan ada unsur hak paten di situ, apakah ini pelecehan nanti kita bahas dengan pak Dirjen ya," katanya sambil berlalu.[san]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !