INILAH.COM, Cirebon - Setelah mengoperasikan Tol Kanci-Pejagan, PT Bakrie Toll Road (BTR) anak perusahaan PT Bakrieland Development Tbk merencanakan menyelesaikan pembangunan Tol Ciawi-Sukabumi dan Tol Pejagan-Pemalang.
"Tol Kanci-Pejagan merupakan satu dari lima ruas yang konsesinya dimiliki Bakrieland dengan nilai investasi Rp2,2 triliun" kata Presiden Direktur dan CEO Bakrieland Development Tbk, Hiramsyah S Thaib pada peresmian beroperasinya Tol Kanci-Pejagan di Cirebon, Selasa (26/1).
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono berkenan meresmikan pengoperasian tol Kanci-Pejagan sepanjang 35 kilometer dan hadir menyertai Presiden, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
Hiramsyah mengatakan, dengan beroperasinya Tol Kanci-Pejagan merupakan ruas Tol Trans Jawa pertama yang dapat diselesaikan pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta termasuk program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu ke-II.
Sementara itu Presiden Direktur PT Bakrie Toll Road (BTR), Harya M Hidayat mengatakan, proses pembebasan lahan Tol Kanci - Pejagan termasuk paling cepat hanya selama tujuh bulan warga pemilik tanah sudah mendapatkan ganti rugi yang wajar.
Kemudian untuk konstruksi juga yang tercepat hanya membutuhkan waktu 17 bulan sejak 28 Juli 2008 sampai 21 Desember 2009, dengan mengadopsi konstruksi Precast Prestress Concrete Pavement (PPCP), jelas Harya.
Konstruksi PPCP merupakan konstruksi beton menggunakan pola pabrikasi yang memungkinkan pembuatan secara massal dan cepat tetapi memiliki kekuatan konstruksi sesuai standar jalan tol, jelasnya.
Ia mengatakan, tim manajemen resiko Bakrieland juga telah berhasil memitigasi resiko dari proses pembebasan tanah hingga konstruksi, penerapan tata kelola usaha yang baik atau good corporate governance dalam pengawasan terhadap implementasi kebijakan seluruh proses pembangunan.
Hiramsyah juga mengatakan, ruas ini dapat dikatakan sebagai pionir pengembangan jalan tol dengan bisnis model kawasan terpadu yakni kawasan yang memiliki target pengembangan ekonomi lokal dengan membangun sentra usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Terkait program itu Bakrieland akan mengembangkan kawasan terpadu dan sentra UMKM dalam mengembangkan ekonomi lokal bekerja sama dengan BNI dan BRI, jelasnya.
BTR memegang lima konsesi lima ruas tol, Kanci - Pejagan 35 kilometer, Pejagan - Pemalang 57 kilometer, Semarang - Batang 75 kilometer, Ciawi - Sukabumi 54 kilometer dan Pasuruan - Probolinggo 45 kilometer. [*/cms]