INILAH.COM, Cirebon - Bank Nasional Indonesia Tbk, (BNI) akan terus meningkatkan pembiayaan kredit di sektor jalan tol pasca beroperasinya Tol Kanci-Pejagan sepanjang 35 kilometer.
"Seiring dengan berjalannya pelaksanaan pembangunan infrastruktur, terutama untuk proyek-proyek pembangunan jalan tol, realisasi dari komitmen BNI untuk kredit proyek tol terus meningkat," kata Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo, pada peresmian beroperasinya jalan tol ruas Kanci - Pejagan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, di Cirebon, Selasa (26/1).
Proyek jalan tol yang dibiayai oleh BNI memiliki progres yang baik, termasuk untuk jalan tol ruas Kanci (Cirebon)-Pejagan (Brebes) yang sudah beroperasi secara penuh. Untuk proyek pembangunan jalal tol ruas Kanci-Pejagan, BNI bertindak sebagai arranger sindikasi.
Dari total pinjaman bank senilai Rp1,24 triliun, BNI memberikan fasilitas pinjaman sebesar Rp664,58 miliar dengan anggota sindikasi, yaitu BRI dengan nilai pinjaman sebesar Rp483 miliar dan sisanya dari konsorsium BPD (Bank Jabar Banten, Bank Jateng, Bank Jatim) sebesar Rp208,7 miliar.
Jalan tol ruas Kanci-Pejagan dibangun oleh investor PT Bakrie Toll Road sepanjang 35 km dengan nilai investasi proyek sebesar Rp2,08 triliun. Hingga saat ini, fasilitas kredit untuk proyek pembangunan jalan tol di Indonesia yang telah disalurkan BNI mencapai Rp4,04 triliun. Selain jalan tol ruas Kanci-Pejagan, BNI juga memberikan fasilitas kredit untuk pembangunan jalan tol ruas Ciawi-Sukabumi, Bogor Ring Road, Surabaya-Mojokerto, Mojokerto-Kertosono, dan Semarang-Solo. [*/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !