Senin, 28 Mei 2012 | 21:14 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Presiden: Kita Siapkan 100 Triliun Untuk Usaha Rakyat
Headline
Presiden SBY - Inilah.com/Wirasatria
Oleh:
web - Selasa, 26 Januari 2010 | 12:07 WIB
INILAH.COM, Cirebon - Presiden SBY menjanjikan akan meningkat program yang pro rakyat. Salah satunya adalah PNPM Mandiri, yang saat ini alokasi dananya Rp 3 miliar tiap kecamatan, akan dilanjutkan.

''Bukan hanya kita pertahankan, program-program pro rakyat, juga kita tingkatkan,'' kata Presiden saat peresmian tol Kanci-Pejagaan di Cirebon, Selasa (26/1).

Salah satu yang akan dilanjutkan adalah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri , yang dialokasikan sekitar 3 milyar pada tiap kecamatan. ''Lima tahun ke depan, program ini kita teruskan untuk digunakan sendiri oleh kecamatan, oleh tim asistensi, yang cocok dengan kecamatan dan desa-desanya,'' kata Presiden SBY.

Selain itu, yang juga akan dilanjutkan adalah program kredit usaha rakyat. ''Lima tahun mendatang, program ini akan kita tingkatkan jumlahnya. Kita akan membantu pengusaha kecil, menengah, dengan cara yang lebih mudah. lima tahun mendatang, kita siapkan 100 triliun untuk dicairkan dalam bentuk kredit usaha rakyat dengan cara-cara yang lebih baik,'' tegas Presiden.

''Jumlah itu besar lho pak. Tadi yang diberikan sudah 1 triliun lebih. Kita bisa lihat itu bisa digunakan buat apa saja,'' kata Presiden.

Dengan program ini, Presiden berharap pengangguran akan berkurang. ''Jadi, kalau ada krisis gloal, kita tidak perlu takut,'' tegas Presiden sambil tersenyum.[*/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
john
Kamis, 28 Januari 2010 | 13:46 WIB
benci aku pernyataan seperti ini.. mau tambah berapa lagi hutang negara ini.. bapak enak banyak fasilitas ga merasakan tapi kami2 ini yg jadi sasaran bapak utk diperas melalui pajak dan mahalnya biaya hidup krn pembangunan tidak terasa karena biaya pembangunan utk BAYAR HUTANG!! ampun dehh..
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.