INILAH.COM, Madrid Setelah mendapatkan hukuman kartu merah pada pertandingan antara Real Madrid melawan Malaga, Cristiano Ronaldo mendapat simpati dari dua legenda Madrid.
Emilio Butragueno dan Jorge Valdano setuju jika Ronaldo tidak pantas menerima kartu merah ketika sikunya mendarat di hidung Patrick Mtiliga dan membuat bek Malaga itu berdarah.
Butragueno menilai keputusan wasit Perez Lasa untuk mengeluarkan Ronaldo di menit ke-70 adalah kekeliruan.
Lihat gerakannya, dia tidak ingin menyakiti lawannya. Saya adalah mantan penyerang dan ketika ada orang yang ingin menghadang, saya pasti berusaha mengelak. Dia (Ronaldo) adalah seorang profesional yang hebat, ujar striker Los Blancos di era 1980-an hingga 1990-an.
Tidak jauh berbeda dengan Butragueno, Valdano pun mengritik keputusan wasit dan membela Ronaldo yang menurutnya sering disakiti oleh lawan-lawannya.
Wasit seharusnya jangan merusak keadaan. Cristiano hanya ingin bermain. Mereka sering menekelnya dari belakang, dia berusaha untuk melepaskan diri. Tidak seperti pemain lain yang akan menjatuhkan diri dan berpura-pura, tutur Valdano.
Pria yang kini menjabat sebagai direktur olahraga Madrid itu kemudian menambahkan, Selain Ronaldo yang berusaha menyesuaikan diri dengan La Liga, wasit juga harus beradaptasi dengan gayanya.[nov]