Minggu, 27 Mei 2012 | 13:20 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ekonom: Perbankan Nasional Jangan Dikuasai Asing
Headline
Aviliani - Inilah.com
Oleh: Rosdianah Dewi
web - Selasa, 26 Januari 2010 | 17:09 WIB
INILAH. COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) fungsinya harus dikembalikan seperti dulu, hal tersebut dimaksudkan agar perbankan nasional tidak dikuasai asing.

"Untuk menjaga perbankan dari pihak asing, fungsi BI harus seperti dulu," ujar Pengamat Ekonomi, Aviliani, di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (26/1).

Ia menuturkan, jika BI berfungsi seperti dulu, maka sektor perbankan dapat mengajukan tambahan likuiditas. Dengan begitu, pihak asing tidak dapat banyak turut campur. "Jadi kalau bank mengalami kekurangan likuiditas, maka BI bisa membantu. Sekarang yang membantu likuiditas Bank itu asing, jadi dana asing yang menguasai," kata dia.

Aviliani menambahkan, nantinya juga harus dibentuk Dewan Moneter yang mengawasi BI. Dewan Moneter juga bertugas untuk menjadi jembatan antara kepentingan moneter dan sektor riil. "Ada Dewan moneter yang berfungsi untuk menangani sektor riil dan moneter. Jadi pihak bank maupun sektor riil, jadi tidak meminjam dari asing," pungkasnya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.