INILAH.COM, Milan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) akan memanggil pelatih Inter Milan Jose Mourinho serta Direktur Eksekutif Ernesto Paolillo untuk menjelaskan pernyataan mereka mengenai konspirasi.
Usai pertandingan Inter melawan AC Milan di Giuseppe Meazza, Senin (25/1), yang dimenangkan La Beneamata, Mourinho mengeluarkan pernyataan bahwa ada konspirasi dalam sepak bola Italia untuk menjatuhkan Inter.
Mourinho mengungkapkan pernyataan tersebut setelah dua pemain Inter, Wesley Sneijder dan Lucio, terkena kartu merah pada pertandingan tersebut.
Tidak hanya Mourinho, Paolillo juga menyatakan ada konspirasi untuk menjatuhkan Inter. Terlebih setelah Lega Calcio mengabulkan permintaan Milan untuk mengubah jadwal Coppa Italia menghadapi Udinese.
Antara perubahan jadwal dan pertandingan (lawan Milan) ini, saya melihat banyak sinyal yang saya tidak suka, ujar Paolillo.
Guna meluruskan semua masalah, FIGC memutuskan untuk memanggil Mourinho dan Paolillo untuk dimintai keterangan atas pernyataan yang mereka keluarkan. Melalui FIGC.it badan tertinggi sepak bola di Italia tersebut meminta keterangan dari kedua sosok penting di Inter tersebut.
Komisi Disiplin Nasional telah menunjuk Ernesto Paolillo dan Jose Mourinho dalam hubungannya dengan pelanggaran pasal 5 kode etik olahraga, mengeluarkan pernyataan menghakimi dan dianggap merusak institusi olahraga, dan mereka meragukan regulasi kejuaraan, demikian pernyataan resmi FIGC.[bow]