Senin, 28 Mei 2012 | 21:18 WIB
Follow Us: Facebook twitter
LSI: Century dan KPK Pengaruhi 100 Hari SBY
Headline
Burhanuddin Muhtadi
Oleh: Santi Andriani
web - Rabu, 27 Januari 2010 | 12:14 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Lembaga Survey Indonesia (LSI) mengeluarkan hasil survei kerja SBY-Boediono dalam 100 hari pertama. Hasilnya, kasus Bank Century dan Chandra-Bibit mempengaruhi kepuasan masyarakat terhadap SBY-Boediono.

"Sebanyak 66,2 persen responden menilai, pengucuran dana talangan Bank Century adalah sebuah kesalahan," ujar Peneliti LSI Burhanuddin Muhtadi di kantor LSI, Jakarta, Rabu (27/1).

Kesalahan itu, kata Burhan, karena responden tidak yakin akan terjadinya krisis keuangan yang meluas karena krisis yang sedang dialami oleh Bank Century. Sementara sebanyak 27% responden menyatakan, pengucuran dana bukan kesalahan karena kalau tidak dilakukan penyelamatan Bank Century, maka akan terjadi krisis keuangan yang meluas.

Sedangkan dari kasus dua Pimpinan KPK, Bibit dan Chandra yang dikriminalisasikan di Kepolisian, sebanyak 54% respoden menyatakan puas dan setuju bahkan kasus keduanya tidak diteruskan ke pengadilan. Hal itu sesuai dengan pendapat Presiden.

Survei LSI itu dilakukan pada 7-20 Januari 2010 dengan sampel asal sebanyak 2.900 dipilih dengan teknik multistage random sampling. Jumlah sampel akhir yang dapat dianalisis, dengan response rate (berhasil diobservasi) sekitar 99% (berarti sangatbaik) adalah 2.869 responden. Berdasar jumlah sampel ini, diperkirakanmargin of error sebesar +/-2% pada tingkat kepercayaan 95%. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.