INILAH.COM, Jakarta Menanggapi keributan yang melibatkan suporter sepak bola asal Surabaya pada pekan lalu, ketua umum PSSI Nurdin Halid menegaskan akan membentuk tim pencari fakta.
Keributan antara pendukung kesebelasan Persebaya Surabaya dan beberapa warga di daerah Jawa Tengah tersebut terjadi ketika perjalanan pergi dan pulang.
Dalam aksi perang batu itu, tidak hanya suporter dan warga yang menjadi korban tetapi juga polisi, petugas kereta api dan wartawan.
Nurdin meyatakan hal tersebut bukan untuk memberangus suporter-suporter sepak bola, tetapi hanya mencari biang kerusuhan yang merugikan masyarakat tersebut.
Tidak semua bonek datang untuk berbuat kerusuhan. Banyak juga di antara mereka yang memang benar-benar ingin menyaksikan timnya bertanding. Karena itu kami akan membentuk tim untuk mencari para bonek yang terlibat kerusuhan, tuturnya seperti dilansir Liga-Indonesia.com.
Komisi disiplin PSSI akan memanggil panitia pelaksana pertandingan antara Persib Bandung melawan Persebaya. Komdis akan mempertanyakan keputusan panpel yang memperbolehkan suporter Bajul Ijo menonton pertandingan yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat itu.[nov]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !