INILAH.COM, Jakarta - Ada kritik dari artis Dik Doang kepada Presiden SBY. Katanya, Presiden lebih pro ke infotainment daripada ke seniman.
Hadir dalam saresehan Kebijakan Pembangunan Kepemudaan di kantor Mennegpora Jakarta, Rabu (27/1), Dik Doang melihat kurang peduli dengan seniman dan budayawan.
Sebagai bukti, lanjut Dik, saat mbah Surip meninggal dunia, Presiden SBY mengucapkan bela sungkawa di televisi.
''Tapi saat budayawan Rendra meninggal, Presiden tidak menyampaikan ucapan bela sungkawa,'' ujar Dick kepada Mennegpora Andi Mallarangeng yang juga jadi pembicara dalam acara itu.
Meski bukan pembicara, Dik banyak menyampaikan pemikiran-pemikiran kritis berkaiatan dengan pembangunan kepemudaan.
Selain soal penghargaan terhadap budayawan, Dik juga minta pemerintah serius menangani praktik pembajakan karya seni yang sudah sangat memprihatinkan.[*/ims]