INILAH.COM, Yogyakarta - Mantan Ketua MPR RI Amien Rais mengatakan, masa 100 hari pemerintahan SBY tidak terlalu buruk, meskipun belum menyentuh sisi-sisi paling krusial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.
"Saya tidak akan memberikan nilai berupa angka untuk 100 hari pemerintahan SBY, tetapi saya melihat so far, not so bad," katanya usai menghadiri pencanangan gerakan wakaf tanaman warga Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (27/1).
Ia mengatakan, dalam masa 100 hari pemerintahan SBY, selain kesejahteraan, keadilan, dan rasa aman pada masyarakat belum terwujud, juga diwarnai dengan kasus Bank Century yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp6,7 triliun.
"Oleh karena itu, SBY harus kembali fokus pada pejabat yang diduga merobohkan pagar keuangan negara sehingga Bank Century mendapatkan suntikan dana Rp6,7 triliun. Dalam kasus itu harus ada yang bertanggung jawab, baik di Bank Indonesia (BI) maupun Kementerian Keuangan," ujarnya.
Menurut dia, pelaku skandal Bank Century harus diberi hukuman setimpal agar kasus tersebut bisa terselesaikan sehingga pemerintahan SBY bisa melangkah dengan mantap ke depan. Dalam masa 100 hari, program pemerintah masih "kocar-kacir" karena terfokus pada skandal Bank Century.
"Saya termasuk orang yang cukup hati-hati untuk menilai kasus Century, dan apakah perlu sampai ke 'impeachment' atau pemakzulan, saya anggap tidak perlu dan tidak ada signifikannya karena jelas tokoh-tokoh di BI dan Kementerian Keuangan yang menjadi pihak yang harus bertanggung jawab," ucapnya.
Ia mengatakan, ada hal yang tidak masuk akal karena uang yang diberikan lembaga penjamin simpanan (LPS) itu dianggap oleh sebagian kalangan bukan merupakan uang negara.
"Anggapan itu aneh bin ajaib, karena bank-bank yang mengeluarkan iuran itu juga bank negara sehingga uang itu uang negara. Namun, ada orang yang sedikit konyol menganggap itu bukan uang negara sehingga boleh dipakai apa saja dan itu bukan korupsi," ungkap dia.
Menurut dia, Pansus DPR RI untuk kasus Bank Century harus segera fokus pada siapa yang telah merobohkan pagar keuangan negara itu untuk dimintai pertanggungjawaban dan diberi hukuman setimpal, dan perampok uang negara itu dikejar sampai ke ujung bumi diberi hukuman setimpal.
"Siapa saja tokoh yang menerima dana talangan tersebut apakah partai, BI atau yang lainnya itu akan ketahuan asal ada semacam investigasi meja bundar, yakni KPK, kejaksaan, kepolisian, PPATK, dan Pansus DPR RI. Jika mereka bersatu, maka kasus Bank Century akan terungkap," imbuhnya. [*/mut]