INILAH.COM, Jakarta - Sebagian besar produksi batubara Adaro diperuntukan bagi pasar ekspor sekitar 60-70%, dan hanya 25-30% disediakan untuk pasar domestik.
Komisaris PT Adaro, Sandiaga Uno dalam paparannya di depan Komisi VII DPR saat RDP, Jakarta, Rabu (27/1), menegaskan saat ini Adaro adalah penyuplai utama kebutuhan batubara domestik berkisar 25-30%. Adapun 25-30% suplai batubara domestik tersebut seitar 11 juta ton per tahun.
Adapun konsumen domestik batubara Adaro antara lain Pembangkit PLN, Pabrik Semen dan industri Pulp & paper. Sementara sebagian besar pasar ekspornya ada di Asia sekitar 51 persen, Eropa sebesar 13%, dan Amerika 7%. Selain itu secara umum total sumber daya Adaro capai 4 miliar ton dengan cadangan 2 miliar ton. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !