INILAH.COM, Jakarta - PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) telah melakukan pembiacaraan untuk kondisi perpanjanga atau standstill selama 6 bulan atau mundur dari sebelumnya 28 Januari 2010.
"BOR belum dapat melakukan kewajibannya untuk melakuakn pembayara natas bunga dari notes senilai US$17.875.000," kata Direktur CP Prima Gunawan Taslim kepada BEI, Rabu (27/1).
Dalam standstill agreement diatur bahwa elama periode standstill pemegang Notes tidak dapat melakukan suatu tindakan berupa, mempercepat jatuh tempo pembayaran pokok sebesar US$325 juta, melakukan eksekusi atas jaminan dari Notes yang diberikan oleh BOR, CP Prima atau pihak terkait lainnya sehubungan dengan Notes, serta melakukan segala langkah untuk memulai permohonan kepailitan atas BOR dan perseroan terhadap harga kekayaan BOR.
Blue Ocean Resources (BOR) menerbitkan Guaranteed Senio Secured Notes US$325 juta dengan libor 11%. Nah, BOR ini semua sahamnya dimiliki oleh CP Prima. Keterlambatan pembayaran bunga ini lantaran penurunan kinerja CP Prima dan ada serangan virus di tambak udang perseroan. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !