INILAH.COM, Surabaya - Wakil gubernur (wagub) Jatim Saifullah Yusuf mempersilahkan masyarakat atau elemen mahasiswa di Jatim, menggelar unjuk rasa besar-besaran memperingati 100 hari kinerja pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono.
Tetapi, Gus Ipul meminta tegas agar demo itu memperoleh izin terlebih dahulu dari kepolisian. Jika tidak berizin, polisi diminta untuk membubarkan paksa.
"Kalau demo boleh saja, asal punya izin. Tetapi kalau saya boleh berpendapat, lebih baik warga Jatim tidak usah demo, biar diwakili massa di Jakarta saja. Isu yang diangkat kan bisa dititipkan teman-temannya di Jakarta," tegas Gus Ipul kepada wartawan ditemui di kantor Gubernur, Surabaya, Rabu (27/1).
Ketua Umum PP GP Ansor ini tidak melarang bagi massa yang akan menggelar demo pada peringatan 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II besok. Tetapi, agar tidak mengganggu kepentingan masyarakat umum lainnya dan mengancam situasi keamanan yang sudah kondusif, lebih baik niat demo diurungkan saja. [beritajatim.com/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !