inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Moore, Pria Kedua di Dunia yang Akan Melahirkan

Headline
Scott Moore - latimes.com
Oleh:
Kamis, 28 Januari 2010 | 05:20 WIB
INILAH.COM, California - Scott Moore akan menjadi pria kedua di dunia yang akan melahirkan. Sebab, di dalam rahim 'pria' berusia 30 tahun ini, terdapat seorang bayi yang akan dilahirkannya pada bulan Februari mendatang.

Pasangan Transgender, Scott Moore dan Thomas Moore ini tetap merasa bahagia meskipun menerima banyak ejekan dan hinaan dari orang lain.

"Kami tahu beberapa orang akan mengkritik kami, tetapi kami tetap merasa bahagia dan tidak malu," kata Scott, Seperti yang dikutip pada Dailymail, Rabu (27/1).

Bahkan pada awal kehamilan, pasangan transgender ini mengaku kesulitan untuk mendapatkan dokter yang mau mengawasi proses kehamilannya. Banyak dokter yang bersikap diskrimintif terhadap kehamilannya.

"Kami merasa kesulitan untuk mendapatkan dokter dan bidan pada awal kehamilan. Terasa sulit ketika orang-orang tidak mau memperlakukan saya dengan tidak diskriminatif," ungkapnya.

Dua pria dewasa ini tercatat secara hukum negara dalam ikatan pernikahan. Karena di dalam akte kelahiran milik Scott, masih berstatus sebagai perempuan.

Pasangan yang sama-sama terlahir sebagai seorang wanita ini telah sepakat memberikan nama untuk anak pertama mereka yang berjenis kelamin laki-laki ini, dengan sebutan "Miles".

Scott, yang terlahir sebagai seorang gadis bernama Jessica, pertama-tama menyadari bahwa ia ingin menjadi seorang pria ketika ia beranjak pubertas saat berusia 11 tahun.

Sedangkan Thomas, yang dulunya bernama Laura, telah mengubah seluruh organ dan kelaminnya melalui operasi.

"Ketika saya memberitahu keluarga saya, mereka pikir aku gila tapi mereka secara bertahap menyadari aku serius dan mengizinkan saya untuk mulai mengambil hormon laki-laki ketika aku berusia 16 tahun," katanya.

Namun, sampai saat ini Scott masih memiliki organ perempuan, karena waktu itu keluarganya tidak mempunyai biaya untuk membayar operasi Gender. Pada tahun 2008, Scoot melakukan inseminasi dengan sperma milik seorang teman laki-laki mereka dan berhasil hamil pada bulan Juni 2009.

Pasangan asal California ini yang sudah tidak sabar menunggu kelahiran anak pertamanya, berencana menjalani proses persalinan secara normal di rumah sakit setempat.

"Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Keluarga Transgender dapat menjadi keluarga yang harmonis, saling mencintai dan menyayangi," ungkap Thomas [beritajatim.com/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.