inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Tifatul: Tak Ada Wacana Makzulkan SBY

Headline
Tifatul Sembiring - Inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: R Ferdian Andi R
Kamis, 28 Januari 2010 | 08:37 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menjelang keputusan sementara Pansus Angket Bank Century, atmosfir untuk pemakzulan terhadap Presiden SBY kian menguat. Namun PKS memastikan posisi Presiden SBY aman.

"PKS Tidak Pernah berpikir untuk Memakzulkan Presiden SBY," kata mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (28/1).

Tifatul yang didapuka partainya dalam koalisi di pemerintahan sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi, mengaku sudah berbicara banyak terkait upaya untuk memakzulkan Presiden.

"Bahwa tidak ada itu wacana pemakzulan SBY. Sebab hal ini akan mengacaukan situasi nasional yang sudah membaik," imbuhnya.

Tifatul melanjutkan, jika ada pendapat-pendapat yang mewacanakan pemakzulan, itu harus dimaknai sebagai pendapat pribadi. Semua anggota Pansus Century dari PKS, tutur dia, diharapkan berjalan on the track, mencari solusi terbaik bagi bangsa.

Bukan memperlebar masalah. To the point dan harap dijaga kesantunan dalam berpolitik sebagai bentuk akhlak seorang muslim. "Jadi saya tegaskan sekali lagi, bahwa posisi PKS tetap dalam posisi koalisi yang berada bersama-sama dalam pemerintahan SBY, diluar itu bukanlah sikap resmi PKS," tandas Tifatul. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
SARIDIN @ Kamis, 28 Januari 2010 | 09:17 WIB
TIFATUL SEMAKIN 'KENES DAN MENGGEMASKAN ' AJA KAU INI!!!!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.