INILAH.COM, Surabaya - Rencana ribuan massa untuk memperingati 100 hari pemerintahan SBY-Boediono di Surabaya, membuat jajaran Polwiltabes Surabaya menaikkan status menjadi siaga I. Untuk mengamankan aksi ribuan massa itu pun, diterjunkan sedikitnya 1.800 personel kepolisian.
Status siaga I tersebut diungkapkan Kabag Binamitra Polwiltabes Surabaya AKBP Sri Setyo Rahayu. "Hari ini siaga I. Ini terkait adanya aksi unjuk rasa yang akan dilakukan sejumlah elemen masyarakat," ujarnya di Surabaya, Kamis (28/1).
Rencananya, puluhan elemen mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan akan turun ke jalan. Mereka akan menyampaikan suara terkait 100 hari pemerintahan SBY-Boediono. Jumlah massa diperkirakan mencapai lebih dari 4 ribu orang. Aksi itu juga sudah mendapatkan izin dari pihak kepolisian.
Perwira yang akrab disapa Yayuk ini mengungkapkan ada tiga titik yang menjadi fokus pengamanan. "Seluruh personel itu akan kita tempatkan pada tiga titik yaitu gedung DPRD Jawa Timur, Kantor Gubernur Jawa Timur dan Gedung Negara Grahadi," paparnya.
Jumlah personel terbesar akan ditempatkan di Gedung DPRD Jawa Timur. "Di Gedung DPRD Jatim, kita akan tempatkan 1.000 personel. Lalu di kantor Gubernur sebanyak 500 personel dan di gedung Grahadi sebanyak 250 personel," jelasnya. [beritajatim.com/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !