INILAH.COM, Singapura - Fitch Rating hari ini menaikkan peringkat jangka penjang mata uang asing (LTFC) Issuer Default Ratings (ID) dari 8 bank di Indonesia ke BB+ dari BB.
Demikian penjelasan resmi Fitch Rating seperti diterima INILAH.COM, Kamis (28/1).
Fitch Rating mencatat, dari 8 bank terseut, peringkat jangka penjang mata uang lokal (LTLC) IDR dari 3 bank juga bakal dinaikkan ke BB+ dari BB. Prospek dari peringkat-peringkat IDR tersebut adalah stabil. Kenaikan peringkat itu mengikuti kenaikan peringkat jangka panjang mata uang asing dan mata uang lokal IDR negara Indonesia ke BB+ dari BB dengan prospek stabil.
Peringkat jangka panjang mata uang asing (FC) surat utang subordinasi yang diterbikan oleh Bank Mandiri, Bank Internasional Indonesia dan CIMB Niaga Tbk juga dinaikkan ke BB dari BB-.
Pada saat yang bersamaan, Fitch juga menaikkan batas bawah peringkat dukungan alias support Floot dari 4 bank terbesar di Indonesia, yaitu Bank Mandiri, BRI, BCA, dan BNI ke BB dari BB-.
Batas bawah peringkat dukungan untuk PT CIMB Niaga dan Bank Danamon Indonesia telah ditarik kembali. Fitch juga menegaskan peringkat jangka pendek mata uang asing IDR, peringkat individual, dan peringkat dukungan dari semua bank-bank tersebut.
Peringkat nasional dari bank-bank tersebut juga tidak mengalami perusahana bila diperlukan Fitch dapat melakukan riview secara terpisah atas peringkat-peringkat tersebut.
"Selain kenaikan peringkat negara Indonesia, kenaikan peringkat jangka panjang IDR bank-bank tersebut mencerminkan ketahanan kinerja keuangan di kondisi operasional yang lebih sulit terutama pada kuartal pertama tahun 2009. Hal ini juga sejalan dengan ekspektasi Fitch bahwa perbaikan akan berlanjut mengingat prospek ekonomi makro yang lebih kuat pada tahun 2010" kata Tan Lai Peng, direktur di grup institusi keuangan Fitch.
Walaupun kualitas pinjaman mengalami penurunan hampir di semua bank pada tahun 2009 dan mungkin akan berlanjut pada awal tahun 2010, implikasi secara keseluruhan tetap terkendali dan dampak kenaikan biaya kredit dapat diserap dengan baik oleh profitabilitas bank yang cukup kuat.
Ekspektasi terhadap kondisi operasi yang lebih baik pada tahun ini akan mendukung kualitas kredit dan profitabilitas mendatang. Revisi terhadap batas bawah peringkat dukungan untuk empat bank tersebut merefleksikan penilaian Fitch terhadap kemampuan keuangan negara yang lebih kuat dalam memberikan dukungan. Penarikan batas bawah peringkat dukungan terhadap CIMB Niaga dan Danamon adalah berdasarkan penilaian
Fitch bahwa dukungan untuk kedua bank ini sebagian besar tergantung dari pemegang saham institusi, walaupun sebagai bank kelima dan keenam terbesar di sistem perbankan potensi dukungan dari negara adalah memungkinkan bila dibutuhkan.
Rincian perubahan peringkat-peringkat sebagai berikut, Bank Mandiri dengan LTFC IDR dinaikkan ke BB+ dari BB; Prospek Stabil, LTLC IDR dinaikkan ke BB+ dari BB Prospek Stabil, Peringkat individual rating ditegaskan di C/D, Peringkat dukungan ditegaskan di 3, Batas bawah peringkat dukungan dinaikkan ke BB dari BB-, STFC IDR ditegaskan di B, Peringkat national jangka panjang ditegaskan diAA+(idn) Prospek Stabil dan Peringkat FC hutang subordinasi dinaikkan ke BB dari BB-.
Bank Rakyat Indonesia pun LTFC IDR dinaikkan ke BB+ dari BB Prospek Stabil, Peringkat individual rating ditegaskan di C/D, Peringkat dukungan ditegaskan di 3, Batas bawah peringkat dukungan dinaikkan ke BB dari BB- STFC IDR ditegaskan di B dan Peringkat national jangka panjang ditegaskan di AAA(idn) Prospek Stabil.
Bank Central Asia dengan LTFC IDR dinaikkan ke BB+ dari BB Prospek Stabil, Peringkat individual rating ditegaskan di 'C/D Peringkat dukungan ditegaskan di '3, Batas bawah peringkat dukungan dinaikkan ke 'BB dari BB-, STFC IDR ditegaskan di B, serta Peringkat national jangka panjang ditegaskan di AAA(idn) Prospek Stabil. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !