INILAH.COM, Jakarta - Industri pangan diprediksikan akan tumbuh 10% pada 2010 sekitar Rp550 triliun. Hal ini didukung pertumbuhan perekonomian jauh lebih baik dibanding 2009.
Pendapatan industri pangan tumbuh di atas 10 persen di Indonesia. dari Rp500 triliun menjadi Rp550 triliun. "Tahun 2008 bahan baku pangan sangat tinggi dan komoditas pangan turun pada 2009, volume pangan meningkat pada 2009 sehingga ada peningkatan 10 persen," ujar Ketua Panitia Seminar Pangan Nasional Feed The World Franciscus Welirang, Kamis (28/1).
Ia menambahkan, industri pangan nasional juga akan mempersiapkan lebih dini kenaikan permintaan akibat perbaikan krisis ekonomi.
Terkait perdagangan bebas China-Asean, Franciscus menuturkan, industri pangan jauh lebih siap menghadapi perdagangan bebas. Sebelumnya pada 2008 industri makanan olahan sudah masuk pasar bebas. "Industri makanan salah satu hal yang mudah untuk mengedukasi kepada konsumen karena konsumen tidak asal makan," kata Franciscus.
Namun,ia mengingatkan agar konsumen juga dilindungi sesuai UU No.8 tahun 1999. Di mana perlindungan konsumen di bawah BPOM sehingga harus dilihat kandungan dan bahan makanan tersebut. "Masalah lain yaitu makanan yang masuk ke Indonesia dengan tidak menggunakan label berbahasa Indonesia," jelas Welirang. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !