INILAH.COM, Jakarta - Akibat tindak kekerasan yang dilakukan di depan Istana Merdeka, polisi terpaksa mengamankan 2 orang demonstran. Keduanya kini diamankan ke Polda Mtero.
Demonstran itu diinformasikan bernama Alqin Rais dan Tatang Manggala, mahasiswa Universitas Padjajaran Bandung. Mereka diamankan polisi karena diduga melakukan tindakan anarkis di lokasi demonstrasi masa, di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
"Ada 2 yang diamankan ke Polda," kata Kasat reskrim Jakarta Pusat, Kompol Suwondo, saat dihubungi, Kamis (28/1).
Kedua demonstran itu diduga telah melakukan tindak kekerasan fisik, dengan kayu yang digunakan untuk mengibarkan panji pergerakan, terhadap seorang polisi yang tengah mengamankan jalannya aksi, di depan Istana Merdeka. "Yang jelas satu anggota polisi terluka," tuturnya.
Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar, memberikan pernyataan berbeda. Dia mengatakan, aksi unjuk rasa hari ini berjalan dengan baik. "Tidak ada potensi merusak," tuturnya saat dihubungi, Kamis (28/1).
Boy mengatakan dirinya tengah berada di Monas, memantau jalannya aksi unjuk rasa mendampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !