inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Program 100 Hari Tak Tuntaskan Masalah

Headline
Hatta Rajasa - Inilah.com/Agung Rajasa
Oleh:
Kamis, 28 Januari 2010 | 17:55 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengakui bahwa program 100 hari pemerintah bidang ekonomi tidak akan dapat menjawab dan menyelesaikan seluruh persoalan bidang ekonomi.

"Program 100 hari memang tidak bisa merespon semua persoalan," kata Hatta dalam jumpa pers Program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II Bidang Perekonomian di Jakarta, Kamis (28/1).

Hadir dalam jumpa pers itu Menperin MS Hidayat, Mentan Suswono, Menhut Zulkifli Hasan, Wamendag Mahendra Siregar, dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Joyo Winoto. Menurut Hatta, ada tiga sifat program 100 hari yaitu quickwin, debottlenecking, dan program yang memberikan landasan strategis untuk pembangunan lima tahun ke depan.

Quickwin merupakan program yang cepat memberikan dampak ke perekonomian. Masuk dalam program quickwin antara lain adalah revitalisasi kredit usaha rakyat (KUR) seperti adanya penurunan bunga pinjaman, tidak perlu jaminan dan perluasan akses mendapatkan KUR dan lainnya.

Hatta memastikan bahwa 19 program dan 51 rencana rencana aksi sudah terlaksana 100 persen pada 100 hari pertama yang akan jatuh pada 1 Februari 2010. Namun ada dua yang tidak bisa langsung dilaksanakan yaitu revisi Keppres 80/2003 dan aturan mengenai Sistem Logistik Nasional (Sislognas).

"Ini harus disosialisasikan dulu ke pengusaha, Kadin, keliling untuk sosialisasi ke daerah dan lainnya," katanya.

Menurut dia, Sislognas penting untuk menjamin keterhubungan (connectivity) antar daerah sehingga disparitas antara kawasan barat dan timur dapat dikurangi. Hatta menyebutkan, sejumlah data ekonomi dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa momentum perbaikan ekonomi masih dapat dijaga.

Misalnya angka penjualan mobil sudah memasuki daerah positif lagi, bahkan mencapai sekitar 35,6 persen. Demikian juga dengan angka penjualan semen yang dalam tiga bulan terakhir mencapai 17,7 persen. [*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.