inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Gus Solah: Pemberantasan Korupsi Belum Optimal

Headline
KH Solahudin Wahid
Oleh:
Kamis, 28 Januari 2010 | 19:03 WIB
INILAH.COM, Jombang - Pengasuh pondok pesantren Tebuireng, Jombang, KH Solahudin Wahid alias Gus Solah menganggap program pemberantasan korupsi belum berjalan optimal pada 100 hari pemerintahan SBY-Boediono.

Agar perang terhadap kejahatan korupsi itu berjalan optimal, Gus Solah memberikan solusi. Yakni menggunakan teori pembuktian terbalik. Dalam arti, seorang terdakwa korupsi harus bisa membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

"Kalau selama ini yang membuktikan seseorang bersalah itu jaksa. Logika itu harus kita balik," kata Gus Solah ketika ditemui di kediamannya, Kamis (28/1).

Langkah konkret yang harus dilakukan, menurut Gus Solah, harus ada pergantian undang-undang. Jika tidak, bisa disiasati dengan Perpu (peraturan pengganti undang-undang).

"Karena undang-undang kita belum ada pembuktian terbalik," tambah cucu pendiri NU ini.

Meski demikian, Gus Solah belum berani memberikan penilaian terhadap 100 hari pemerintahan SBY-Boediono secara umum. Ia beranggapan, waktu 100 hari terlalu dini untuk memberikan penilaian terkait kinerja seseorang.

"Wah saya belum berani memberikan penilaian (Boediono). Sekali lagi, waktu 100 hari terlalu singkat, jika dibandingkan dengan masa jabatan presiden 5 tahun. Itu terlalu dini," kata Gus Solah.

Terkait maraknya aksi demonstrasi, tokoh nasional ini menilai bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa di seluruh Indonesia adalah perilaku wajar. Aksi itu sebagai bentuk kritik dan koreksi mereka terhadap pemerintah.

"Sekali lagi, kita harus fair melihat keadaan. Tidak mungkin program lima tahun dituntaskan dalam waktu 100 hari. Kesalahan juga tidak bisa hanya dibebankan kepada SBY," tambah Gus Solah sembari mengajak masyarakat memberi kesempatan kepada SBY- Boediono menyelesaikan proram-programnya lima tahun ini. [beritajatim.com/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.