Minggu, 27 Mei 2012 | 13:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Suspensi Suryainti Terkait Utang 'Default'
Headline
Inilah.com /Wirasatria
Oleh:
web - Kamis, 28 Januari 2010 | 18:20 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Suspensi yang dilakukan BEI terhadap saham PT Suryainti Permata Tbk (SIIP) pada 25 Januari 2010 terkait dengan utang Perseroan yang dinyatakan default.

Hal ini disampaikan Henry Gunawan, Dirut SIIP dalam keterbukaan informasinya ke BEI, Kamis (28/1). Menururtnya, terjadi notice default atas perjanjian utang Perseroan pada 13 Juli 2007 dari Oversign BV yang berkedudukan di Amsterdam, Netherland. Akibatnya, Perseroan dikenakan tambahan bunga sebesar 2% dari 14,23% per tahun. Selain itu seluruh kewajiban menjadi jatuh tempo dan harus dilunasi seluruhnya. Adapun jatuh tempo utang tersebut pada 20 januari 2010.

Karena menurunnya hasil usaha, Perseroan pun tidak bisa membayar utang-utangnya kepada Oversign BV. Pada RUPSLB 16 Oktober 2009 Perseroan mengusulkan restrukturisasi utang, namun ditolak pemegang saham karena menilai utang ini terjadi karena manajemen yang kurang berpengalaman yang menyebabkan tidak dapat dipenuhinya kebutuhan dana proyek sekitar US$70 juta.. Utang Perseroan mencapai US$3,5 juta dengan bunga sekitar US$20 juta dan adanya potensi inefisiensi investasi sebesar US$16,5 juta. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.